Iklan

REDAKSI 01
Kamis, 28 September 2023, September 28, 2023 WIB
Last Updated 2024-03-24T15:37:18Z
HOT NewsINDEKS ARTIKELLOMBOK BARATNASIONALSOSIAL

Viral ! Samsiah Pendukung Jokowi Amin Kurang Perhatian Pemerintah

Viral
Papuq Samsiah, Desa Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Lombok Barat,


LOMBOK BARAT - Viral Papuq Samsiah Gunakan Baju pendukung Jokowi Amin kurang perhatian pemerintah setempat , dengan viralnya Kehidupan warga di Lingkungan Aik Ampat RT 4  Papuq Samsiah, Desa Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, NTB, viral di media sosial TikTok. 


Video biografi Samsiah yang gunakan baju Bertuliskan Jokowi Amin saat ini menjadi presiden RI dan wakil presiden RI, pengguna baju bertulis Jokowi Amin itu tinggal bersama cucunya di sebuah rumah dekat kantor pemerintah Lombok Barat yang diunggah oleh akun @partneringgoodness


Video tersebut kemudian menjadi viral dengan mendapat 8 juta views, 28 ribu komentar, dan 62 ribu share.


Papuq Samsiah,menggunakan baju Jokowi Amin itu, tinggal bersama cucunya Qurniatun Ain,  ia bekerja dua kali seminggu mencari rumput untuk tetangganya.


Papuq Samsiah Dibayar hanya Rp 20 ribu setiap mencari rumput, sehingga total penghasilannya Rp 40 ribu per minggu. Untuk mendapatkan penghasilan tambahan, Papuq Samsiah kemudian harus menjadi pemulung, bisa dikatakan pemulung sampah. 


Papuq Samsiah mengaku baru menerima uang sebesar Rp 15 ribu setelah seminggu dikumpulkan. 


Pemkab Lombok Barat kemudian mengunjungi Papuk Samsiah melalui Dinas Sosial. Pada Rabu (27/09/2023), rumah Papuq Samsiah dikunjungi tim pendamping PKH Lobar, Kepala Desa serta Babinsa dan Babinkamtibmas.

 

Lalu Martajaya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat , mengatakan pihaknya menggelar asesmen atau pendataan terhadap Papuk Samsiah. sebagai cara untuk membantu orang lanjut usia. Papuq Samsiah diduga memiliki seorang anak yang berprofesi sebagai buruh migran di Malaysia.


 “Setiap bulan mereka mengirimnya 500.000 untuk biaya hidupnya. Selain itu, dia mendapat gaji 25.000 sehari untuk mencari rumput,” kata Lalu Martajaya.


Samsiah tinggal bersama cucunya yang saat ini duduk di bangku kelas 5 SD.


 “Tim kami yang terdiri dari penyuluh PKH dan perangkat desa  segera menangani papuk Samsiah. Ini langkah awal pemerintah kabupaten,” ujarnya.


Martajaya kemudian mengungkapkan, tim pendamping PKH juga menemukan Samsiah tidak memiliki catatan pengurus seperti KTP dan KK.


Pemkab segera membantu Samsiah mengurus Adminduknya agar mendapat bantuan dari pemerintah.


Ia mengatakan, tim PKH bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil agar dari pihak dinas kependudukan segera bantu papuk-samsiah,  itu yang menjadi salah satu syarat mendapat bantuan.


Selain itu, pendamping PKH dan kepala desa serta Babinsa dan Babinkamtibmas berencana bekerja sama membersihkan rumah Samsiah. 


“Tim PKH akan segera turun membantu administrasi Adminduk dan bersama kepala desa serta berbagai pihak akan membersihkan rumah papuk-samsiah.” ujarnya. 


Ada juga dari  donatur perorangan, mereka membekali Papuq Samsiah dengan berbagai macam barang kebutuhan pokok dan uang tunai.


Ahad Legiarto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lombok Barat, mengatakan pemerintah daerah berterima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya dalam memberikan informasi lokasi dan kondisi papuk-samsiah.


Menurut dia, soal tata kelola sosial dan keterlibatan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial yang belum tersentuh atau ditangani oleh pemerintah daerah. Menurutnya, hal ini positif dan sangat bermanfaat bagi kabupaten Lombok barat agar permasalahan sosial ini bisa cepat teratasi. 


“Itu salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dan jelas sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah,” ujarnya. 


Ahad mengatakan, pemerintah daerah akan terus melakukan pendataan dan membantu masyarakat lanjut usia dan masyarakat miskin melalui mitra Program Keluarga Harapan (PKH). Hal ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan di Lobar.  Pemerintah kabupaten Lombok barat juga cepat tanggap terhadap informasi terkait berbagai permasalahan sosial, sehingga dapat segera diselesaikan.(gl 02)