Iklan

REDAKSI 01
Kamis, 05 Mei 2022, Mei 05, 2022 WIB
Last Updated 2024-03-24T15:37:18Z
INDEKS ARTIKELMATARAMRSUD NTB

Dr. Jack : Libur Bersama Dan Hari Raya Pelayanan RSUD NTB dan Puskesmas Tetap Dibuka 24 Jam

RSUD NTB
Direktur Utama RSUD Provinsi NTB, dr. H Lalu Herman Mahaputra, Rabu (04/05/2022). 


MATARAM,  – Pelayanan RSUD NTB dan puskesmas pada libur bersama pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah tetap buka selama 24 jam. Para tenaga medis tetap masuk bekerja memberikan pelayanan kesehatan seperti hari-hari biasa, kecuali tanggal merah. “Namun sesuai jadwal harus ada yang piket, dan menggunakan sistem shift. Misal yang piket ini muslim, silakan salat Id dulu, dijaga oleh yang non muslim. Baru kerja lagi,” jelas Direktur Utama RSUD Provinsi NTB, dr. H Lalu Herman Mahaputra, Rabu (04/05/2022). 


Menurut Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) NTB ini, hal itu sudah biasa bagi nakes sebagaimana cuti bersama pada tahun-tahun sebelumnya. Tak semua nakes mendapat jadwal libur bersamaan seperti pegawai atau ASN pada umumnya, terlebih dimasa pandemi ini. “Kita yang bertugas di pelayanan tidak bisa libur total,” tandas dr. Jack sapaan akrabnya. 


Di momen Idul Fitri 1443 selain memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia dengan baik, pihaknya juga bekerjasama dengan TNI-Polri menghadirkan Pos Kesehatan Lebaran untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mudik lebaran. 


“Faskes dan IGD jelas siaga 24 jam. Kemudian kita juga membantu Pospam dan Posyan yang didirikan TNI – Polri,” ucapnya. dr. Jack memastikan bahwa libur lebaran dan cuti bersama tahun ini tidak menghalangi jajarannya untuk tetap siap siaga memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal, termasuk IGD, UGD dan fasilitas kesehatan lainnya. 


“Pelayanan kesehatan di saat libur lebaran tidak ada bedanya seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita tetap berikan pelayanan. Karena kita kan pelayan publik maka diatur sedemikian rupa dimana pada saat hari raya yang muslim off dan non muslim yang standby, habis itu kembali lagi seperti biasa,” jelasnya. 


Selain tenaga kesehatan, paramedis, ambulans, pihaknya juga menyiapkan kebutuhan obat-obatan secara khusus dalam menghadapi Lebaran. Langkah ini ditempuh agar persoalan-persoalan kesehatan yang memerlukan tindakan dapat tertangani dengan cepat dan tepat. (Gl 02)