Iklan

REDAKSI 01
Sabtu, 05 Maret 2022, Maret 05, 2022 WIB
Last Updated 2024-03-24T15:04:49Z
MATARAMORGANISASIPROVINSI NTB

Terkait Polemik Tiket MotoGP, Ini Tanggapan Pembina GJI NTB

GJI NTB
Ketua Dewan Pembina Gabungan Jurnalis Investigasi ( GJI ) NTB Aminuddin atau yang kerap disapa Babe Amin

MATARAM,  - Polemik terkait Tiket MotoGP yang ditawarkan ke seluruh Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB oleh Sekretaris Daerah NTB ramai di bicarakan. Isu tersebut bahkan semakin melebar kesana sini disaat Masyarakat NTB sedang mempersiapkan diri untuk menerima para tamu dari berbagai daerah dan bahkan mancanegara yang akan menonton MotoGP.

Menanggapi polemik tersebut  Ketua Dewan Pembina Gabungan Jurnalis Investigasi ( GJI ) NTB Aminuddin atau yang kerap disapa Babe Amin angkat bicara saat menggelar konferensi pers di Markas besar GJI NTB Jl. Selaparang 36 Mayure, Cakranegara kota Mataram, Sabtu (05/03/2022).

Menurut nya, hal semacam ini tidak pas dijadikan polemik dimana saat ini kita sedang mempersiap diri untuk bagai mana event internasional motoGP yang baru pertama kali di gelar di Indonesia ini dapat berlsngsung dengan baik. 

Apa lagi event MotoGP ini bukan satu-satunya sasaran utama yang ingin kita capai selaku masyarakat NTB sebagai lokasi penyelenggara, tetapi juga memperkenalkan Lombok sebagai salah satu daerah wisata yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang mungkin tidak dimiliki daerah lain atau negara lain.

Oleh karena itu menurut pria Asal Sumbawa ini, tidak elok bila masalah tiket MotoGP yang konon ceritanya dipaksakan itu untuk dibesar-besarkan.

Menurut sumber yang diperoleh Babe Amin bahwa dalam sebuah surat edaran dari Staf ahli bidang ekonomi pada kantor Gubernur NTB Sadimin yang dikeluarkan pemprov, yang berbunyi "kepada seluruh Kepala perangkat daerah diminta agar dapat mempasilitasi penjualan tiket MotoGP kepada seluruh ASN / karyawan pada lingkup perangkat daerah masing-masing, keluarganya dan masyarakat sekitar yang ber KTP NTB secara berkelompok/kolektif agar masyarakat yang ingin mendapat tiket MotoGP dapat terfasilitasi dengan baik".

Menurut Pembina Jurnalis Investigasi ini kutipan dalam edaran tersebut sebagai bentuk upaya pemerintah daerah untuk mempasilitasi masyarakat NTB khususnya yang ingin menonton MotoGP agar dapat memperoleh tiket dengan mudah.

"Kalimat itu menurut saya tidak mengandung pemaksaan untuk harus di beli oleh ASN tetapi memfasilitasi masyarakat yang ingin memperoleh tiket melalui OPD yang membeli secara kolektif,"tegasnya.

Babe Amin yang juga CEO Pos Kota NTB berharap kepada seluruh masyarakat NTB untuk mensukseskan MotoGP agar nama baik NTB bisa mendunia. Keindahan alam dan kearifan budaya dan masyarakat nya sangat diperlukan untuk menarik simpati para penonton MotoGP untuk dapat kembali berkunjung ke NTB.

"Mari kita buat NTB ini tersenyum sehingga para tamu merasa ingin untuk menginjak kakinya ke NTB,"pungkas Babe.
Ketua Gabungan Jurnalis Investigasi ( GJI ) NTB Hari Kasidi
Sementara itu Ketua Gabungan Jurnalis Investigasi ( GJI ) NTB Hari Kasidi mengatakan bahwa langkah yang dilakukan oleh pemerintah provinsi NTB itu semata-mata ingin Mensukseskan event yang berskala internasional, ini semacam euporia betapa kita berbangga mempunyai kesempatan yang mungkin juga di inginkan oleh berbagai daerah lain di Indonesia.

"Jadi menurut saya apa yang dilakukan Pemprov tersebut terkait penjualan tiket MotoGP adalan upaya meramaikan perhelatan MotoGP NTB pertama yang di laksanakan di Indonesia,"pungkas Harkas panggilan akrab Hari Kasidi.(gl 02)