Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Masyarakat Sudah Tidak Peduli Prokes, Ini Penjelasan Dr.Jack

Selasa, 29 Maret 2022 | Maret 29, 2022 WIB | Last Updated 2023-01-06T08:57:34Z
Dr.Jack
Direktur RSUP NTB Dr.Herman Mahaputra yang akrab disapa dr.Jack

MATARAM, - Pandemi Covid 19 selama ini telah membuat perekonomian di Indonesia khususnya di NTB menjadi anjlok , Seperti yang kita lihat selama ini bahwa para pedagang baik UKM, pedagang kaki lima, dan warung warung kecil pun sangat minim penghasilan malah, bisa dikatakan tidak ada pendapatan selama pandemi Covid 19.

Di sisi pendidikan pun tidak ada yang diberikan sekolah pada waktu itu.
Sekarang masyarakat sudah tidak peduli dengan protokol kesehatan ,jarang menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan lain sebagainya.

Direktur RSUP NTB dr. Jack saat dikonfirmasi melalui telepon menjelaskan bahwa pada dasarnya masyarakat sudah melakukan vaksinasi sudah melebihi 70% dan di NTB tidak ada kenaikan kasus Covid 19 malah menurun.

" Saya menghimbau kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi diharapkan segera Vaksin menggunakan Boster ,supaya kita semua terbebas dari Covid 19 yang sudah menyerang kita selama ini." Ujar dr.Jack yang juga menjabat sebagai ketua IMI NTB ini.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan NTB Hamzi Fikri mengatakan bahwa
kondisi covid19 dengan perjuangan bersama seiring, dengan suksesnya percepatan vaksinasi covid19 untuk dosis I melebihi 95%, dan dosis II melebihi 80% ,Tanggal 28 maret 22 NTB pada urutan ke. 6 dari 34 prov, ini telah menunjukkan imunitas masyarakat yang baik dengan penurunan yang signifikan jumlah kasus dan kematian, kondisi masyarakat baik, pemerintah daerah akan terus berupaya mempertahankan dengan terus menerus mengoptimalkan pelaksanaan prokes 5M dimasyarakat.

Selain itu juga , sosialisasi penyampaian informasi pentingnya prokes
5M terus dilakukan oleh semua sektor termasuk teman-teman wartawan
dan media sosial lainnya. 

"Semoga dengan upaya dan tanggung jawab bersama kondisi menjadi lebih baik, ini dapat terus dipertahankan." Ujar Kepala Dinas Kesehatan saat dihubungi melalui whatsapp. (gl 02).
×
Berita Terbaru Update